Senin, 09 Januari 2012
BELAJAR GIAT PRESTASI MENINGKAT
Giat, berdisiplin diri merupakan salah satu kunci kesuksesan diri. Di mana ada kemauan disertai ketekunan pasti ada jalan mulus lebar membentang. Begitulah salah satu gambaran dalam mencapai cita-cita hidup.
Bagi seorang pelajar menuntut ilmu merupakan sebuah kebutuhan yang menjadi kewajiban pokok sekaligus hak yang pantas didapatnya sebagai manusia bebas pada umumnya. Namun terkadang belajar menjadi sebuah momok yang sering dianggap terlalu membebani bahkan membuat frustasi. Terlebih lagi untuk seorang pelajar yang sudah merambah masa remajanya. Menurut Jhon W. Santrock masa remaja merupakan masa kritis dalam mencapai prestasi.
Itulah yang menjadi sebuah tantangan yang harus ditaklukan. Dengan tekad bulat dan ketekunan, kenapa tidak? Memang, menginjak masa remaja pelajar akan jauh memiliki berbagai rintangan dalam mengejar prestasi. Mulai dari hawa nafsu dalam berbagai hal hingga emosi yang tidak stabil.
Maka dari itu dalam mengejar prestasi dibutuhkan motivasi baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Motivasi dapat diartikan sebagai dorongan. Adanya motivasi akan menjadi penyemangat untuk memacu individu meraih tujuan dan citanya.
Cara untuk mencapai prestasi belajar harus ditumbuhakan atas kesadaran dan inisiatif diri. Bila begitu, kita akan merasa lebih rileks tanpa terkekang. Menanamkan sifat disiplin sikap disiplin dalam belajar juga sebuah hal yang penting. Karena dengan begitu kita dapat membentuk sebuah keteraturan yang bertanggung jawab dalam diri kita. Ingat ! Bawa disiplin itu tidak membuat seseorang merasa terkekang namun justru merasa bebas. Selain itu membiasakan diri untuk tidak menunda-nunda pekerjaan juga sama pentingnya. Semakin banyak tugas yang dibiarkan terbengkalai akan semakin membuat kita stres. Sebaiknya pula, dalam menggunakan waktu harus kita atur seefisien mungkin. Hindari berbagai hal yang bersifat membuang-buang waktu. Sebab waktu begitu berharga. Saat belajar, usahakan untuk tetap fokus dan berkonsentrasi kerena hal itu akan mempercepat pemahaman materi.
Berdoa juga menjadi jurus jitu mengejar prestasi. Yakinlah jika Tuhan akan selalu membantu usaha kita. Berdoa dapat mempengaruhi epinefrin dan hormon hortiko steroid pemicu stres. Sehingga kita jauh akan merasa lebih santai dan tenang. Cenderung berpikir bahwa belajar merupakan hak dan kebutuhan diri ketimbang sebuah kewajiban. Maka kita akan menganggap bahwa belajar adalah hal yang menyenangkan dan tidak membebankan.
Menjadi pelajar yang berprestasi pasti merupakan sebuah hal yang membanggakan. Namun kebanggaan itu tak bisa diperoleh seperti mudahnya membalikan telapak tangan. Harus ada usaha yang gigih dalam meraihnya. Seperti kata Thomas Alfa Edison, bahwa kejeniusan hanya 1% sedangkan 99% nya adalah keringat. Berarti keringat itulah yang dapat mencetak keberhasilan. Satu lagi pepatah yang mengatakan, jika tugas kita bukanlah berhasil tapi tugas kita untuk berusaha.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar